aku membaca ulang naskah ini
yang telah lama menghampiri.
rasanya memang suntuk. apalagi
ini pagi-pagi, dan dingin penyejuk
ruangan seperti melemparkanku
pada dingin matamu.
kadang-kadang naskah begitu
mengiba, memintaku untuk jera.
“jangan-jangan engkau berdoa
biar aku sakit mata?”
KomentarPengunjung!