Sehabis pulang kerja, hari pun tiba
pada sebuah senja yang temaram.
Engkau merajut lagi gulungan benang
yang sedari pagi terurai: dari bilikmu
ke tempat ini.
Itu kaupintal, lalu kau bisa tidur nyaman.
Sehabis pulang kerja, engkau menatapnya:
sebuah mimpi yang terburai, lalu kaujalin kembali.
Setiap hari.
Advertisement

KomentarPengunjung!