Sebelum tidur, aku rebahkan lagi
bisik-bisik sepanjang hari ini. Biar
mereka berlompatan, hilang
di dalam hutan.
Aku sendiri terduduk, menatap
bayangan mereka. Mengecil di
sudut mata. Aku berkaca-kaca.
Memang ada sebuah kavling,
berisi hutan dan hewan yang terasing.
Puluhan tahun, bisikan-bisikan itu
menyeret kaki dengan tampang kuyu.
Jejak mereka meninggalkan lagu,
tentang masa kecil di tanah Ur.
Aku sendiri di padang ilalang,
mencarimu, mendaraskan lagi
mazmur itu: siapa boleh tinggal
di kemahmu?
Advertisement

KomentarPengunjung!