Cuma Pemabuk Kelas Teri

12 05 2007

Engkau mungkin hanya tersenyum.
Lalu, terpaksa pulang
Ajakan untuk minum-minum malam ini,
kutolak halus. Selalu begitu untuk
kesekian kalinya. Aku tak berani menatap
mukamu, pastinya kau kecewa.

“Maaf, aku masih pemabuk kelas teri.
Belum selevel dengan anggurmu.”

Anggur paling keras, dari ladang paling
rahasia,

: lambungmu


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: