Waktu dan Ingatan

16 05 2007

Memang waktu selalu lupa atau tak hirau, tapi manusia menyandera ingatan, diperamnya jadi dendam. Kesumat yang merah padam.

Sepanjang jalan, melalui persimpangan-persimpangan, aku berharap : aku tidak lari dari luka yang menyerang langkah kaki, dari titik mula hingga kini. Sejujurnya, aku berhutang pada dendam.


Actions

Information

2 responses

17 05 2007
HuN

actually ga tralu ngerti isinya…but that’s a good poems..i luph it.. pemilihan kata” yg bagus banget…ciayooo^^

17 05 2007
Adinto Fajar

iya, aku jg gk gitu peduli kok ama isinya. thanks 4 the compliment.., ya mbak HuN.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: