Dilarang Teler 1

10 06 2007

Barangkali dia itu tukang teler, ya. Bajunya yang
compang-camping, kalau bukan pendekar,
ya pemabuk jalanan saja. Wajahnya yang
tirus, matanya yang jalang, bicaranya yang
tak keruan. Apa lagi? Bajunya yang bernoda
merah, bukankah itu noda anggur, kalau bukan
darah. Nafasnya yang tersengal dan patah,
jalannya yang tak tentu tujuan, sok hipies,
sok revolusioner, meracuni anak muda. Kita
yang tua-tua ini jadi gelisah. Minumannya yang
tak pernah habis itu, disembunyikan di mana, ya?
Teler bener dia. Mabuk teruss. Belum pernah makan
sekolahan kali dia. Mengancam stabilitas dia. Ganas dia.
Sudah, salibkan saja lah dia!


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: