Di Tepi Sungai

29 06 2007

Di tepi sungai, air mengalir menuju hilir.
Rumah-rumah menepi menghitung hari-hari
:yang datang lalu pergi, semua kulewati.

Terpekurku di tepimu, memandang ujungnya
yang berliku-liku lalu tandas ke laut luas.

Dulu, hatiku telah kusayat. Lalu ikut dengan
arus, kubiarkan denyutnya mengapung,
melancong ke segala wilayah, delta dan dermaga.

Mataku terpejam sedetik,
membiarkan rongga di dada yang kosong ini,
meneriakkan apa yang masih tersekap,
bahkan jika itu tinggal airmata kekalahan,
oleh batu cadas zaman.

Hatiku, berlayarlah dengan damai,
jika sesekali kau mampir nanti,
ingatlah rumahmu bukan lagi di sini.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: