Dalam Perjalanan Kereta Jakarta-Jogja

26 07 2007

Aku terpejam
oleh sketsa alam benda,
juktaposisi manusia,
gerbong yang limbung
di atas roda-roda. Kau,
menerawang jendela kaca. 

Tentang tiang-tiang listrik
yang hilang lalu muncul kembali,
ah, seperti sebuah odisi,
tak pernah habis, terulang lagi.

Lalai aku pada gelisah
diredam baja beradu
kau tanyakanku: “Sampai dimanakah?”

Mataku mendadak perih,
“Hidup hanyalah antrian panjang
membeli karcis buat pulang.”


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: