Di Atas Kertas, Sebuah Tiket Pulang

4 05 2008

Di atas kertas, sebuah tiket pulang,
waktu menjadi beku, sunyilah muaramu.
Tiba tak disangka, entah kelak atau sekejap
mata. Sebuah tiket menyandera calon
penumpang, siap menikam di atas tengkuk,
bertelekan tangan pada biru kursi setasiun.

Setasiun, matahari yang turun. Gerimis yang
merungkut, serta uap loko samar mengabut.
Sunyi beranak pinak, mengiang di keningmu

: hari dan jam yang tak kasat
di atas kertas, sebuah tiket pulang.


Actions

Information

One response

31 07 2008
chinkz

aku ingin pulang…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: