Pantai 1

19 05 2009

Di pasir pantai, jemarinya menyentuh ujung-ujung laut. Horison, dan pulau hijau yang seperti noktah telah menghabiskan waktunya. Sehingga dalam satu senja, seperti ia menghentikan waktu.

Kakimu gemetaran seperti hendak menjangkah. Suara-suara berdesir, serta dermaga kecil yang keemasan oleh kilau basah air. Kau seperti ingin melipat kapal kertas dari hatimu: ini senja kita berlayar!

Bagaimana menyampaikan ‘senja’ padamu? Tanpa harus menyiratkan kepedihan bahwa lalu kita akan pulang. Tanpa warna jingga yang memantul dari sudut mata. Bagaimana?


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: