Jarak Dari Kamarku ke Pagar

5 11 2009

Dedaunan kamboja menutupi sepelempang jalan,
hendak menyingkat jarak dari kamarku ke pagar.
Dengan nafas yang deras, aku menengok saja
dari kotak kecil jendela bilik hatiku saat pagi benar.

Tentang daun yang berserakan, semalaman diguyur
kenangan, tentang angin yang menerbangkan hijau dari
ranting dan cabangmu. Adalah mengenai ufuk dan senja yang
sudah menginap di urat nadi. Berhibernasi seperti bayi.

Aku tak mau membangunkan mereka (untuk sekedar bertengkar?)
sambil kujinjing sandalku, mengendap melalui kisah dan kelana
: keluar dari kamar,
segera membuka pagar.


Actions

Information

One response

14 11 2009
pake_y

salam kenallllll …
gua enjoy ama ni puisi ….
^_^

Tp gw pengen tanya
sepelempang tuh apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: