Jendela Kantor

27 02 2012

Jendela kantor pada pagi ini,
menyapaku dengan pohon yang
telah meranggas. Tapi ada pucuk-
pucuk kecil yang hijau,
seperti rumah-rumah yang
tampak di ngarai kering yang luas.

Aku diam barang sejenak,
Seekor kupu-kupu hinggap, lalu pergi.
Di langit yang luas, beberapa burung
terbang. Mungkin hendak bermigrasi.
Engkau pun tetap bergeming.
:hatiku telah mengakar di bumi.

Aku mengambil kursi, dan
menatapmu. Cabang-cabang yang
setengah kering, tapi ada kilatan
embun yang segar.

Aku mengangkat gelasku.
“Untuk akar hatimu, kawan.”


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: