Berjalan di Antara Reruntuhan

28 02 2012

Berjalan di antara reruntuhan,
puing-puing tembok dan riuh
kata-kata. Ada yang hilang dari
peradaban ini, bisikmu.

Aku tak tega mendekapmu, di antara
reruntuhan menara Babel. Engkau pandang
temaramnya waktu. Hari ini atau yang lalu,
semua adalah kejarkejaran rindu.

Bisu. Tak ada lagi kata-kata.
Semua rebah. Tinggal hawa pagi
dan keinginan untuk lebih dekat lagi.

 


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: