Ia Adalah Mata Kaki

7 08 2012

Ada waktu untuk menampi nyali,
diceraiberaikannya dalih-dalih,
dilucutinya segala kilah.
Tinggal segelintir nyeri.

Ada ruang untuk menjemput perang,
dihantamnya kemah-kemah,
dibakarnya segala pongah.
Tinggal mengalir darah.

Waktu tidak pernah berlari,
ia melata. Ruang tidak pernah
ke mana-mana. Ia adalah mata
kaki, melekat erat di tanah.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: